Rabu, 31 Oktober 2012

Reiki Healing

Reiki (pronounced ray-key) healing is a practice that is probably thousands of years old. It is

thought to have first been used by Tibetan Buddhist monks but was rediscovered in the late

1800’s by Dr Mikao Usui, a Japanese Buddhist. The Usui system of Reiki is a very simple yet

powerful form of healing which is easily given and received by anyone.

The word Reiki has its roots in two words: Rei means universal and Ki means life force or

energy. Ki is the energy that all things are made of, like the Chinese Chi (as in Chi Gung or

Tai Chi) and is the fundamental energy of everything physical and everything in other planes

of consciousness.

Reiki is a special kind of healing energy that can only be channelled by someone who has

been attuned to it. The attunement or initiation is the continuation of an ancient process of

aligning the initiate with the Reiki healing energies using sacred Reiki symbols revealed to

Mikao Usui. Once attuned the initiate is a channel for Reiki healing energy for life.

Reiki energy is a healing energy that moves through the healer and is spiritually guided to

the recipient. This never depletes the healer’s own energy and in fact helps to energise and

heal the healer. Since Reiki energy is spiritually guided it always goes to where it is needed;

it can be considered as an intelligent energy.

All healing uses a universal energy to heal, however Reiki healing is guided for use only for

the greater good. Reiki energy can never be abused or misused. People who practice

healing prior to receiving a Reiki attunement will usually notice a change in energies.

Once attuned, Reiki treatments are then given by the practitioner who simply needs the

intent to heal and places his or her hands on the person to be healed. Whilst a number of

easily learned hand positions are used on the recipient’s body, the Reiki energy has a way of

naturally flowing to where it is needed and therefore needs no conscious direction by the

healer.

REIKI IS ..

Reiki is a wonderful gift that can help you to change your life for the better. By deciding to

become a Reiki practitioner and receiving the Reiki First Degree attunement you become

directly connected to a powerful, divine healing energy source. Reiki is practiced the world

over by thousands, if not millions of people and it is an absolutely safe and very powerful way

of channelling healing energy.

The Reiki first degree attunement creates a channel for divine love and healing so that the

initiate can channel pure healing energy to their selves, other people and things. We each

have the ability to channel energy as a Reiki healer but the degree to which we can do this is

affected by our balance and inner peace. Through understanding ourselves and letting go of

those things that hold us back in our lives we each have the ability to find ever greater love

and wisdom and through this to become ever happier. Reiki is truly a divine gift that cannot

be abused or misused but Reiki alone will not bring you enlightenment or spiritual purity. The

path to greater peace, happiness and truth requires cultivating love and wisdom and

challenging our own beliefs and attitudes. Great and wise people who have ascended to

discover true power do so only through striving to align themselves with divine principles and

through paying as much attention to their inner journey as to that around them.

For many people their Reiki first degree attunement is the beginning of a new chapter of their

lives and a journey of new spiritual insight and discovery. My own journey has taught me that

the things that happen to us in our lives and way in which we see people and the world

around us are a true reflection of our inner selves. The universe holds a mirror up to us to

reflect our love, wisdom, fear and pain. Our perceptions and understanding of life are rooted

in our souls, our real selves, and our inner journey is in discovering who we really are and

letting go of old problems in our soul so that we can achieve greater harmony with life and

the universe.

For those who pursue Reiki it can become an important part of their spirituality. As a

syncretist I believe that there is divine truth and wisdom in the major world religions and that

they will all lead to the same place but by different paths. For many people Reiki can be or

can enhance their spiritual path without conflict since Reiki is a divine connection that does

not have a doctrine attached to it. The more that I practice and teach Reiki, the more that I

feel connected to God (the name that I choose for the ultimate universal reality; that which is

most divine, loving and wise).

We each have imbalances, blockages and physical, mental, emotional and spiritual problems

that are borne of fears within our souls. Our imbalances are unique to each of us and are the

symptoms from which we can identify what the fears are and how to conquer them. I choose

to teach First Degree Reiki with information about how the mind, body and soul function

together so that initiates may, through the journey to discover their own issues, use Reiki to

heal their pain as they release it. We release our pain by seeking divine guidance and using

our innate wisdom to understand ourselves and to help us to let go. Through seeking divine

guidance and using Reiki healing we can all find the answers we need and make wonderful

progress in our lives. Having faith in your path and trusting in your self will make your journey

become easier and happier.

Minggu, 28 Oktober 2012

Teknik Pengobatan Jarak Jauh

Reiki Kencana - Untuk Pengobatan Jarak Jauh, persyaratan pertama tahu nama, pria/ wanita dan alamat dengan jelas.

>Pengobatan pribadi, artinya hanya dilakukan oleh praktisi sendiri. Buat visualisasi dari pasien. Scan penyakitnya, lakukan pembersihan umum, kemudian obati penyakitnya satu persatu, dan akhiri dengan pengisian energi reiki ke tantien.

>Pengobatan secara bersama terhadap satu pasien.

1.Sama persis seperti di atas, hanya sebutkan sinkron dengan yg lain.

2.Dengan menunjuk satu orang sebagai koordinator. Koordinator adalah yg energi terkuat atau yang paling mengenal pasien. Penyaluran energi dilakukan oleh koordinator, praktisi lain hanya menyalurkan energi pada koordinator. Tentukan jam penyaluran energi, misalnya jika energi akan digunakan pukul 12.00 Wib, kirim lebih awal untuk diterima pada pukul 12.00 Wib. Sehingga koordinator dapat menggunakan tepat waktu. Teknik effektif untuk pengobatan yg butuh energi besar seperti kanker, tumor, batu.

Teknik Pengobatan Penyakit Tertentu


Reiki Kencana - 1.Salurkan reiki dan bungkus penyakit dengan reiki, setelah terbungkus rapi. Dorong keluar dari tubuh terdekat, yg termudah adalah keluar dari kulit. Setelah selesai perkuat energi pasien dengan menyalurkan reiki ke tan tien (3 jari di bawah pusar) dan ke tempat penyakit tadi di dorong. Karena teknik ini sistemnya membungkus jadi ini dilakukan perbagian tidak sekaligus, misalnya. Sakit di lutut (asam urat) bereskan dulu yg di lutut. Baru bergerak ke tempat lain.
2.Teknik penyedotan (ini dimulai dengan penyakit yg tidak terlalu bahaya dulu sampai cukup terlatih dan powernya mencukupi). Teknik ini persis seperti vaccum cleaner, tekniknya:
a.siapkan bola energi yang akan menyedot penyakit; b.setelah siap, pegang bola energi dan arahkan untuk menyedot (jadi tangan kita ada diluar bola dan penyakit hanya akan terkumpul di bola energi); c.setelah penyakit habis atau bola energi penuh, tutup bola energi dan buang/ bakar; d.kalau penyakit belum habis buat lagi bola energi lakukan seperti tadi.

PENGOBATAN MASAL

Reiki Kencana - Reiki juga dapat digunakan untuk Pengobatan secara massal, tergantung kepada kapasitas energi para praktisi dan jumlah praktisi yang terlibat.

1.Pasien duduk berbaris ke satu arah. Posisi praktisi di depan atau di belakang, atau di pasang di depan dan di belakang atau di sekeliling tergantung dari jumlah praktisi.

2.Pasien duduk teater style. Posisi praktisi di depan.

3.Pasien diterapi per 10 orang atau kurang. Posisi praktisi di sekeliling.

Dalam pengobatan massal lakukan pengkondisian sebelum dimulai pengobatan, yang al:

a.Lakukan pembersihan dan pengisian eneri Reiki diseluruh ruangan sampai maksimal.

b.Lakukan pembentengan/ perlindungan, sehingga tidak ada energi negatif yang masuk sepanjang pengobatan dilakukan.

c.Lakukan persiapan penyaluran energi negatif ke satu tempat tertentu untuk dimusnahkan/ didaur ulang (ke sudut tertentu, untuk kemudian setelah selesai dibersihkan lagi, jika melibatkan banyak praktisi pemula).

Jumat, 26 Oktober 2012

PENGOBATAN BERKELOMPOK

Jika jumlah praktisi lebih dari seorang dapat juga dilakukan teknik pengobatan secara kelompok. Yaitu dengan menempatkan pasien di tengah dan para praktisi disekeliling atau diposisi yang enak untuk melakukan penyaluran Reiki secara berbarengan. Teknik lain adalah dengan menyalurkan energi ke salah satu praktisi dan praktisi ini yang melakukan pengobatan. Kedua teknik ini sama efektifnya, teknik kedua akan lebih effektif jika pengobatan ditujukan untuk hal yang sangat berat, sehingga akan lebih fokus.

BERBAGAI TEKNIK PENGOBATAN DENGAN REIKI

Reiki Kencana - 1.Teknik Pengobatan Dengan Bola Energi. Setiap praktisi Reiki sejak dari Level 1 sesungguhnya telah memiliki kemampuan membuat Bola Energi (BE). BE ini dapat diisi energi dan diprogram untuk tujuan tertentu. Untuk membuat BE lakukan hal-hal berikut:

a.Berdoa mohon izin Allah untuk membuat BE, buat di telapak tangan,

b.Isi dengan energi dan program (misalnya untuk mengobati batuk pada ---- selama --- hari)

c.Kirim/ lepaskan BE itu ke yang akan diobati.

d.Untuk membuat ini lebih effektif kirim Energi untuk mengisi BE itu secara rutin.

2.Teknik Pengobatan Dengan Kristal. Tekniknya sama persis hanya yang digunakan bukan BE tetapi benda (deteksi/ scan apakah benda itu bisa digunakan atau tidak, jika bisa jalankan)

3.Teknik Pengobatan Dengan Buah, Telur dll. Teknik ini juga mirip hanya program yang dilakukan adalah memindahkan penyakit ke benda. Jadi setelah digunakan benda ini akan mengandung penyakit dan harus dibuang/ dimusnahkan.

Teknik 1 s/d 3 setelah selesai diprogram dikalibrasi/ dideteksi atau discan efektifitasnya apakah 100 % atau tidak, jika tidak artinya fokusnya kemungkinan kurang.